Apa yang dimaksud dengan besaran dan satuan? (Pengertian besaran pokok, besaran turunan, dan satuan fisika)

Hallo sobat Referensi Belajar pada kesempatan kali ini admin akan membahas Besaran dan Satuan Fisika. BESARAN adalah sifat benda atau gejala alam yang dapat diukur atau dihitung dan mempunyai nilai yang dapat dinyatakan dengan angka dan satuan. Contoh sifat-sifat benda yang dapat dikur adalah Panjang, massa, lama waktu pertandingan bola, suhu udara, kekerasan benda, kecepatan mobil, terang cahaya, energi yang tersimpan dalam bensin, arus listrik yang mengalir dalam kabel, tegangan listrik PLN, daya listrik lampu ruangan, dan massa jenis air. Maka semua itu merupakan besaran fisika.

Namun, dari besaran yang banyak tersebut, ternyata satu besaran dapat diperoleh dari besaran-besaran fisika yang lainya. Contohnya, besaran massa dan volum dapat menghasilkan besaran massa jenis. Massa jenis adalah hasil bagi massa dengan volum. Besaran gaya dapat diperoleh dari besaran massa dan percepatan, di mana gaya adalah hasil perkalian massa dan percepatan. Besaran volum dapat diperoleh dari pengukuran tiga besaran panjang (panjang, lebar, dan tinggi).

Besaran Pokok


Karena adanya hubungan antar besaran-besaran tersebut, tentulah ada sekelompok besaran fisika saja yang lebih mendasar dan semua besaran fisika lainnya. Kelompok besaran ini selanjutknya dinamakan besaran pokok. BESARAN POKOK adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu. Berdasarkan sejumlah pertemuan para ahli fisika di seluruh dunia, akhirnya ditetapkanlah tujuh besaran pokok dalam fisika. Berikut ini adalah 7 besaran pokok.

tabel besaran pokok fisika
tabel besaran pokok

Mengapa besaran pokok hanya tujuh? Penetapan ini didasarkan atas diskusi dan perdebatan yang lama antar ahli fisika terkenal di seluruh dunia. Beberapa alasan pemilihan tersebut di antaranya :

1. Tujuh besaran tersebut merupakan jumlah paling sedikit yang masih memungkinkan besaran-besaran lain dapat diturunkan. Jika kurang dari tujuh maka ada besaran lain yang tidak dapat diperoleh dari besaran pokok.

2. Tujuh besaran yang ada diukur dengan ketelitian sangat tinggi. Karena besaran pokok akan menurunkan besaran lain. maka besaran-besaran tersebut harus dapat ditentukan dengan sangat teliti.

3. Besaran massa, pajang, dan waktu telah memiliki sejarah penggunaan yang sangat lama dalam mekanika. Maka dalam penentuan besaran pokok, ketiga besaran tersebut dimasukkan.

Besaran Turunan


Semua besaran fisika selain tujuh besaran pokok dinamakan besaran turunan. BESARAN TURUNAN adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Semua besaran turunan merupakan kombinasi dari besaran-besaran pokok. Karena jumlah besaran fisika sangat banyak maka boleh dikatakan bahwa hampir semua besaran fisika merupakan besaran turunan.

Beberapa contoh besaran turunan yang sudah sering kita dengar atau kita gunakan adalah luas (kombinasi dua buah besaran pokok panjang), massa jenis (kombinasi besaran pokok massa dan besaran turunan volum) sedangkan besaran turunan volum merupakan kombinasi tiga besaran pokok panjang, dan kecepatan merupakan kombinasi besaran pokok panjang dan besaran pokok waktu. Berikut ini adalah contoh besaran turunan.


tabel besaran turunan fisika
tabel besaran turunan

Satuan


SATUAN adalah acuan yang digunakan dalam suatu pengukuran atau pembanding dalam suatu pengukuran besaran. Untuk menyamakan penggunaan satuan di seluruh dunia, maka pada Konferensi Umum Berat dan Pengukuran ke-14 tahun 1971 ditetapkanlah satuan internasional untuk tujuh besaran pokok. SATUAN INTERNASIONAL adalah bentuk modern dari sistem meterik dan menjadi sistem pengukuran yang umum digunakan. Satuan tersebut dinamakan "satuan SI (Le Systeme Internationale)". Tabel satuan internasioanl untuk tujuh besaran pokok tampak pada gambar berikut.

tabel satuan internasional fisiska
tabel satuan internasional


Satuan SI juga memperkenalkan kita pada penggunaan awalan dalam penulisan besaran fisis. Penggunaaan awalan tersebut merupakan alternatif penggunaan bilangan pangkat sepuluh.


tabel awalan satuan internasional fisika
tabel awalan satuan internasional

Konversi Satuan


Contoh soal untuk melakukan konversi satuan.

1. Sebuah mobil bergerak dengan kecepatan 72 km/jam. Berapa jarak tempuh mobil selama 40 sekon? Tentu kamu tidak bisa langsung mengalikan 72 x 40 = 2.880 km karena satuan waktu dalam kecepatan tidak sama dengan satuan waktu perhitungan. Hasil tersebut salah!!

Satuan waktu dalam kecepatan adalah jam sedangkan satuan waktu yang diberikan untuk menghitung jarak adalah sekon. Perhitungan baru dapat dilakukan jika satuan waktu keduanya disamakan dulu. Bisa sama-sama dalam jam atau sama-sama dalam sekon. Jawaban yang benar adalah :

a) Satuan waktu diubah ke sekon
Kita dapat menulis 72 km/jam = 72 km /1 jam. Karena 1 jam = 3 600 s maka 72 km /1 jam = 72 km/3 600 s = 0,02 km/s. Dengan demikian, jarak tempuh mobil selama 40 s adalah 0,02 km/s x 40 s = 0,8 km.

b) Satuan waktu diubah ke jam
Karena 1 jam = 3 600 s maka 1 s = (1/3 600) jam. Dengan demikian, 40 s = 40 x (1/3 600) jam = 0,0111 jam. Jarak tempuh mobil menjadi 72 km/jam x 0,0111 jam = 0,8 km.

Itulah artikel saya kali ini mengenai Besaran dan Satuan Fisika semoga dapat bermanfaat dan membantu kalian semua. Jika ada pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar di bawah, terima kasih.

Share this

Related Posts

Latest
Previous
Next Post »