Konsep Dasar Biologi Sel

BIOLOGI SEL

Biologi Sel adalah ilmu yang mempelajari kehidupan & organisme hidup pada tingkat sel atau dibawahnya (subsel) - organel, molekul.

Perkembangan biologi sel bertumpu pada hasil riset dengan percobaan-percobaan deskriptif dimasa lalu hingga percobaan-percobaan analitik mutakhir/ modern saat ini.

Sebagai unit kehidupan → dapat memperlihatkan sifat-sifat hidup yang universal :
1. mengekstraksi energi dari lingkungan.
2. bereaksi (peka) terhadap rangsang → tropisme.
3. tumbuh dan berkembang biak → mempertahankan kelangsungan (kontinuitas) kehidupan.

Berdasarkan komposisi sel yang menyusunnya dibedakan organisme :
1. uniseluler → sel adalah organisme
2. multiseluler → organisme terdiri dari banyak sekali sel dan terorganisasi : sel → jaringan  → organ.
Biologi Sel
Sistem Membran :

Terdiri dari lipid lapis ganda (bilayer) dan protein tersusun secara mosaik. Molekul protein dan lipid berinteraksi dengan ikatan nonkovalen.

Komposisi dan jenis lipid/protein yang menyusun membran sel bervariasi menurut jenis, fungsi sel dan spesies.

Membran sel eukariota melipat/melekuk ke dalam sitoplasma & bermodifikasi membentuk organel.



Organel yang dibentuk dari sistem membran :

1. Nukleus 

  • organel mempunyai ukuran paling besar. 
  • terdiri dari 2 lapis membran : membran luar & membran dalam → membentuk porus.
  • di dalam nukleus terdapat materi genetik DNA yang berinteraksi dengan oktamer histon & terorganisasi membentuk khromatin. Khromatin berkondensasi membentuk khromosom pada waktu mitosis.

2. Endoplasmik retikulum

Terdiri dari membran selapis membentuk kantong-kantong pipih meluas memenuhi hampir seluruh isi sel. Merupakan tempat sintesis protein dan lipid membran sel atau yang akan disekresikan keluar sel.

3. Aparatus golgi

Kelanjutan endoplasmik retikulum mempunyai bentuk sisternae dengan ujung-ujungnya membentuk perluasan (vesikel). Vesikel dapat lepas dari sisternae & bermigrasi membawa protein yang siap dideposit pada membran sel atau disekresikan keluar sel. Berfungsi sebagai tempat untuk penyempurnaan (maturasi) protein & lipid membran sel atau yang disekresikan keluar sel.

4. Lisosom

Organel yang dibentuk oleh selapis membran; berisi enzim-enzim hidrolisis yang dapat menguraikan molekul besar atau partikel asing yang masuk atau di fagosit sel.

5. Mikrobodi (peroksisom)

Seperti lisosom berisi enzim oksidase → menetralkan peroksida (H2O2) yang dihasilkan oleh reaksi-reaksi oksidasi dengan O2.

6. Mitokhondria

Organel penting, terdiri dari dua lapis membran (membran luar & membran dalam) berbentuk oval. Membran dalam membentuk lekukan ke arah dalam disebut kristae. Membran dalam membentuk ruangan diisi cairan disebut matriks mitokhondria. Di dalam matriks terdapat DNA, ribosom, dan enzim-enzim untuk reaksi aerob. Di dalam matriks dan krista mitokhondria terjadi reaksi transformasi energi → menghasilkan ATP melalui reaksi aerob.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »